Jumat, 08 April 2011

PINTU

Ketika aku sendiri
ingin ku hapus diri ini
di sisi sebuah ingatan
dimana aku duduk sendiri

takut dan menyendiri
bagai hidup dalam bayangan
ingin sekali kubuka pintu ini
andai saja kutemukan keberanian

salah kah aku untuk menangis?
karna tak ada lagi tempat berlindung
atau pun hari esok yang datang
semua seakan menghilang

bila hidup untuk merasa sakit
aku tak perlu arti sebuah mimpi
ketika yang teringat hanyalah suara mu
hati terasa pilu

ku pandang langit jauh di bulan
ku rasakan tetesan air hujan
bagaikan air mata Tuhan
yang serupa kesedihan

tak pernah kusadari
hidup berawal dari mimpi
tak pernah kumengerti
hidup ini adalah anugerah Ilahi

bila hidup mempunyai arti
ku kan berlari mencari
bila hidup penuh dengan arti
aku tak mau kehilangan hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar